I DESERVE BETTER OR I ACCEPT ?

 Agustus 2021.

Seperti nya bulan ini bukan bulan yang baik bagiku. Setelah ulangtahun ku yang tepat di tanggal 31 Juli dimana aku ngerasa akhir bulan satu satu nya yang penuh sukacita bagiku, kebahagiaan itu hanya untuk satu hari. Kesesokan harinya tepat di tanggal 1 Agustus, aku mendengar sesuatu yang begitu membuatku sedih dari orang yang sudah aku anggap dekat denganku secara perasaan. Sesuatu yang aku tidak mau percaya, tapi itu adalah kenyataannya. 

Logika dan prinsip ku bertentangan dengan perasaanku. Aku nyaman dan berfikir mungkin dia yang terbaik yang diberikan Tuhan kepadaku, secara dia menerima aku dengan segala banyak nya kekurangan dan sifat aku yang luar biasa susah diterima tapi dia menerima aku yang begitu. Tapi, kenyataan pahit yang aku dengar dari nya, membuat segala nya hancur. Segala bayang-bayang masa depan yang aku harap terjadi diantara kami hancur setelah aku tau cerita masa lalu nya. Tidak pernah terfikir sebelumnya bahwa kejadian tersebut ada di dalam cerita hidupnya. 

Ya, mungkin ekspektasiku terlalu tinggi terhadapnya. Sehingga aku yang sakit sendiri karena jatuh dari ekspektasi yang telah ku bangun. Aku kecewa. Aku dilema. Aku bingung. Aku ga siap untuk keputusan yang akan aku buat. Lanjut atau berhenti? 

Aku butuh tuntunan dengan segala pilihan dan akibat dari yang aku akan putuskan nantinya. Jika aku memutuskan untuk lanjut, maka hatiku tidak akan tenang. Aku akan terus dihantui dengan kejadian masa lalunya. Dan ga bisa dipungkiri, aku takut kejadian tersebut akan terulang kembali karena kita semua tau bahwa manusia susah untuk berubah, apalagi itu sudah jadi kebiasaan buruk di kehidupan masa lalunya. Jika aku memutuskan untuk berhenti, maka hatiku akan sakit, kembali lagi merasakan sakit hati menyelesaikan hubungan, kehilangan rasa nyaman, dan harus membunuh perasaan yang sudah ada. 

Dalam benakku aku berfikir bahwa aku pantas untuk mendapatkan yang lebih baik. Akan tetapi di dalam benakku juga aku berfikir bahwa selain aku nyaman dan dia juga nerima segala kekurangan aku, aku juga harusnya memberi kesempatan untuknya karena dia udah mau berubah dan meninggalkan segala masa lalu buruk tersebut. I know it's bulshit. Ga ada satupun yang bisa menentukan bahwa dia ga akan mengulangi kesalahan yang sama karena masa depan tidak ada yang tau. Oleh karena kedua pilihan itu, perdebatan batin terjadi di dalam diriku beberapa hari ini. 

Aku benar-benar tidak siap dengan ini semua, pilihan ini begitu sulit. Aku sudah capek untuk harus memulai lagi dari awal dengan orang yang baru untuk suatu hubungan. Aku lelah. Apa yang harus aku lakukan? Pilihan mana yang harus aku putuskan? I deserve better or I accept?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu Simalungun : Togu Ham Au

A Little Miracle