SHARING, 3 JUNI 2021
Hari ini aku ditegur untuk kembali bersyukur.
Hari ini aku awali sama seperti hari-hari biasanya. Tidak terfikir akan ada pembeda untuk merubah suasana hati yang memang hampir setiap hari kurang bersemangat untuk pergi melakukan aktivitas yang berulang. Selayaknya seorang karyawan yg setiap hari aktivitasnya always repeat, akhir-akhir ini memang ngerasanya jenuh banget dengan aktivitas yg begitu-begitu saja. Dan kadang muncul perasaan iri dengan kehidupan temen maupun orang-orang yang ada di sosial media. Dimana hidupnya kelihatan lebih berwarna dibanding hidup aku saat ini. Aku terjerumus semakin dalam dengan pemikiran seperti itu hingga pada suatu waktu, aku disadarkan akan suatu hal, yaitu kejadian hari ini.
Pada waktu aku berangkat menuju kantor, didalam perjalanan aku seperti biasanya sedikit tidak bersemangat untuk pergi bekerja. Aku melamun sambil memngendari motor melewati kemacetan yang hampir setiap hari aku lewati. Disaat melalui proses macet tersebut, sekitar pukul setengah 8 an pagi, aku melihat seorang anak yg perkiraan aku dia masih duduk di bangku SMP dan ayahnya sedang mendorong gerobak barang bekas. Aku memikirkan anak tersebut dimana yg seharusnya pada saat itu adalah jam sekolah tapi anak sekecil itu malah ikut membantu ayahnya untuk bekerja. Tetapi di muka anak tersebut tidak ada menunjukkan wajah yg lelah maupun bersungut-sungut. Aku melihat semangat diwajahnya dan seketika aku tertegun. Aku merasa seperti ditegur Tuhan dengan memperlihatkan seseorang yg mungkin lebih kurang beruntung dibanding aku. Aku kebanyakan melihat keatas sehingga membuat aku kurang bersyukur dengan apa yg aku miliki selama ini. Aku lupa untuk melihat kebawah bahwa masih banyak yg lebih kurang beruntung dibanding dengan ku tetapi bersyukur dengan kehidupannya.
Melalui anak tersebut, aku kembali mengingat apa yang sudah aku miliki, dan alasan aku harus bersyukur kepada Tuhan. Aku sudah terlalu lama tidak benar-benar bersyukur kepada Tuhan untuk semua yg dititipkan Tuhan kepadaku. Tuhan sayang dan mengasihi aku, sehingga Ia selalu memberi jalan dan pentunjuk kalau aku sedang salah jalan ataupun kesasar, dalam bentuk sekecil apapun itu.
Aku bersyukur untuk semua yg ada padaku, aku diajak kembali oleh Tuhan untuk mensyukuri segala hal. Oleh karena itu, untuk kita semua yg sengaja ataupun tidak sengaja membaca tulisan ini, marilah kembali melihat dengan kacamata lebih jelas lagi, masih banyak orang-orang yang lebih kurang beruntung diluar sana, kita sangat terberkati dengan semua yg ada pada kita dan harusnya kita bersyukur pada Tuhan untuk semua nikmat yg Ia berikan.
Akhir kata aku ucapkan, jangan lupa bersyukur kawan, Tuhan mengasihi dan memberkatimu selalu :)

Komentar
Posting Komentar